Appllied Negotiation Technique

Negosiasi mengarah pada keberhasilan meraih laba

Tidak ada pelaku bisnis yang menganut asas berbisnis untuk rugi. Semua ingin untung, lalu siapa yang rugi? Yang rugi adalah mereka yang karena kesalahan sendiri, tidak menguasai teknik negosiasi. Negosiasi pada dasarnya adalah asas memberi dan menerima, memberi sedikit mungkin dan menerima sebanyak mungkin. Seorang negosiator ulung selalu tahu kapan sebaiknya memberi dan kapan harus menerima.

Menuju Kemahiran dalam Bernegosiasi

Seorang negosiator selalu dituntut untuk selalu tahu kapan sebaiknya memberi dan kapan harus menerima, juga peka melihat situasi dan suasana kapan untuk menekan lawan bicaranya.

Teknik negosiasi bukan hanya dipakai sebagai alat untuk menyudutkan tetapi juga untuk bela diri bila tersudut. Teknik negosiasi tidak mengajarkan teknik pandai bicara, lebih dari itu sebagai teknik yang berakar pada panutan : “Diam itu EMAS, bicara itu PERAK, tapi tahu kapan harus diam dan kapan harus bicara itulah BERLIAN”.

Negosiasi adalah suatu kegiatan yang unik, ada unsur sains, seni/kiat dan teknik. Program ini akan menunjukkan kepada Anda bagaimana bekerjasama daripada bersaing dengan pihak lain untuk mendapatkan hasil yang baik bagi kedua pihak.

 

Tujuan

Program ini bertujuan untuk:

  • Menggugah dorongan kepada peserta agar mereka mengenali, menguasai, dan mengembangkan teknik negosiasi yang menguntungkan
  • Menekankan pentingnya rencana dan persiapan negosiasi, serta memperlihatkan bagaimana melaksanakan hal-hal tersebut
  • Melatih peserta untuk melakukan negosiasi yang baik serta menguntungkan.

 

Cakupan Pembelajaran

Day 1

  • Definisi Negosiasi
  • Gaya mengatasi konflik
  • Negosiasi Distributif versus negosiasi integrative
  • Pemahaman Negosiasi Distributif
  • BATNA
  • ZOPA
  • Power dalam negosiasi
  • Strategi negosiasi distributif

 

Day 2

  • Negosisi Integratif
  • Value claiming versus creation
  • Position versus Interest
  • 3 tingkatan negosiasi integrative
  • Evolusi Kerjasama B2B dan pola negosiasi
  • Red, Blue dan Purple dalam negosiasi

Day 3

  • Soft skills dalam negosiasi
  • Role play

 

Metode Pembelajaran

Studi kasus, latihan, film, dikombinasikan dengan main peran yang direkam dan diputar kembali akan membuat Anda berpengalaman dalam tekanan negosiasi dari kedua sisi, sehingga akan melengkapi perencanaan strategi Anda dengan hasil akhir tanpa kehilangan laba.

Pengajar

  • Switomo Santoso

Keahlian inti Switomo meliputi Keuangan, Akuntansi, dan Supply Chain, Ia juga memiliki eksposur dengan perusahaan multinasional, baik lokal maupun luar negeri, dengan lebih dari 20 tahun di industri Ritel, Otomotif, Perbankan, Keuangan dan Sektor Manufaktur. Beliau memiliki pengalaman yang luas dan minat di bidang Analisis Keuangan, Pengembangan Cabang, Manajemen Kinerja Penjualan, Pemasaran Retail, serta Akuntansi Manajerial. Switomo dianugerahi kualifikasi profesional CPMA (Certified Professional Management Accountant) dan CFP (Certified Financial Planner). Switomo adalah Konsultan Tetap di prasmul-eli.

 

  • Ruben Saragih

Ruben memiliki keahlian dalam kepemimpinan, manajemen kinerja, dan proses bisnis. Beliau memiliki minat yang kuat dalam manajemen perubahan dan kebahagiaan di tempat kerja. Beliau adalah pendiri Indonesia Happiness Club (IHC). Ruben memiliki 20 tahun pengalaman karir di berbagai perusahaan besar mulai dari jasa, retail, distribusi, dan manufaktur yang dalam 5 tahun terakhir berada di level direksi. Ruben dianugerahi kualifikasi-profesional Certified Professional (Chief Happiness Officer) dari Woohoo Happiness Academy, Denmark. Beliau juga memegang gelar CPC (Certified Professional Coach) dari ICF (International Coach Federation), dan MBTI Certified Practitioner (Myers-Briggs Type Indicator) dari CPP Asia Pasifik. Saat ini beliau adalah Konsultan Tetap di prasmul-eli.

 

  • Ruby Hermanto

Ruby Hermanto memiliki keahlian inti dalam Manajemen Merek dan Komunikasi Pemasaran. Kompetensi dan minatnya di dunia pemasaran memungkinkannya untuk mengepalai departemen pemasaran di beberapa perusahaan di berbagai industri termasuk Teknologi Informasi dan Telekomunikasi dengan eksposur utama di industri Fast Moving Consumer Goods. Selama karirnya, Ruby memperoleh pengalaman dalam mengawasi strategi dan pelaksanaan komunikasi pemasaran di seluruh perusahaan, serta Mengelola Riset, Pengembangan Produk, Kontrol Anggaran, dan Perencanaan Bisnis. Fokusnya saat ini adalah Perbankan, FMCG, dan Telekomunikasi. Saat ini beliau menjabat sebagai Konsultan Tetap di prasmul-eli untuk membagikan pengalaman serta pengetahuannya di bidang pemasaran.

Peserta

  • Para profesional yang harus menangani “negosiasi penjualan” dan ”negosiasi pembelian”
  • Para Manajer yang bekerja di bidang penjualan dan pembelian
  • Para Manajer yang sering terlibat dalam negosiasi komersial
  • Bagi mereka yang ingin mengetahui lebih mengenai negosiasi.

Negosiasi mengarah pada keberhasilan meraih laba

Tidak ada pelaku bisnis yang menganut asas berbisnis untuk rugi. Semua ingin untung, lalu siapa yang rugi? Yang rugi adalah mereka yang karena kesalahan sendiri, tidak menguasai teknik negosiasi. Negosiasi pada dasarnya adalah asas memberi dan menerima, memberi sedikit mungkin dan menerima sebanyak mungkin. Seorang negosiator ulung selalu tahu kapan sebaiknya memberi dan kapan harus menerima.

Menuju Kemahiran dalam Bernegosiasi

Seorang negosiator selalu dituntut untuk selalu tahu kapan sebaiknya memberi dan kapan harus menerima, juga peka melihat situasi dan suasana kapan untuk menekan lawan bicaranya.

Teknik negosiasi bukan hanya dipakai sebagai alat untuk menyudutkan tetapi juga untuk bela diri bila tersudut. Teknik negosiasi tidak mengajarkan teknik pandai bicara, lebih dari itu sebagai teknik yang berakar pada panutan : “Diam itu EMAS, bicara itu PERAK, tapi tahu kapan harus diam dan kapan harus bicara itulah BERLIAN”.

Negosiasi adalah suatu kegiatan yang unik, ada unsur sains, seni/kiat dan teknik. Program ini akan menunjukkan kepada Anda bagaimana bekerjasama daripada bersaing dengan pihak lain untuk mendapatkan hasil yang baik bagi kedua pihak.

 

Tujuan

Program ini bertujuan untuk:

  • Menggugah dorongan kepada peserta agar mereka mengenali, menguasai, dan mengembangkan teknik negosiasi yang menguntungkan
  • Menekankan pentingnya rencana dan persiapan negosiasi, serta memperlihatkan bagaimana melaksanakan hal-hal tersebut
  • Melatih peserta untuk melakukan negosiasi yang baik serta menguntungkan.

 

Cakupan Pembelajaran

Day 1

  • Definisi Negosiasi
  • Gaya mengatasi konflik
  • Negosiasi Distributif versus negosiasi integrative
  • Pemahaman Negosiasi Distributif
  • BATNA
  • ZOPA
  • Power dalam negosiasi
  • Strategi negosiasi distributif

 

Day 2

  • Negosisi Integratif
  • Value claiming versus creation
  • Position versus Interest
  • 3 tingkatan negosiasi integrative
  • Evolusi Kerjasama B2B dan pola negosiasi
  • Red, Blue dan Purple dalam negosiasi

Day 3

  • Soft skills dalam negosiasi
  • Role play

 

Metode Pembelajaran

Studi kasus, latihan, film, dikombinasikan dengan main peran yang direkam dan diputar kembali akan membuat Anda berpengalaman dalam tekanan negosiasi dari kedua sisi, sehingga akan melengkapi perencanaan strategi Anda dengan hasil akhir tanpa kehilangan laba.

Pengajar

  • Switomo Santoso

Keahlian inti Switomo meliputi Keuangan, Akuntansi, dan Supply Chain, Ia juga memiliki eksposur dengan perusahaan multinasional, baik lokal maupun luar negeri, dengan lebih dari 20 tahun di industri Ritel, Otomotif, Perbankan, Keuangan dan Sektor Manufaktur. Beliau memiliki pengalaman yang luas dan minat di bidang Analisis Keuangan, Pengembangan Cabang, Manajemen Kinerja Penjualan, Pemasaran Retail, serta Akuntansi Manajerial. Switomo dianugerahi kualifikasi profesional CPMA (Certified Professional Management Accountant) dan CFP (Certified Financial Planner). Switomo adalah Konsultan Tetap di prasmul-eli.

 

  • Ruben Saragih

Ruben memiliki keahlian dalam kepemimpinan, manajemen kinerja, dan proses bisnis. Beliau memiliki minat yang kuat dalam manajemen perubahan dan kebahagiaan di tempat kerja. Beliau adalah pendiri Indonesia Happiness Club (IHC). Ruben memiliki 20 tahun pengalaman karir di berbagai perusahaan besar mulai dari jasa, retail, distribusi, dan manufaktur yang dalam 5 tahun terakhir berada di level direksi. Ruben dianugerahi kualifikasi-profesional Certified Professional (Chief Happiness Officer) dari Woohoo Happiness Academy, Denmark. Beliau juga memegang gelar CPC (Certified Professional Coach) dari ICF (International Coach Federation), dan MBTI Certified Practitioner (Myers-Briggs Type Indicator) dari CPP Asia Pasifik. Saat ini beliau adalah Konsultan Tetap di prasmul-eli.

 

  • Ruby Hermanto

Ruby Hermanto memiliki keahlian inti dalam Manajemen Merek dan Komunikasi Pemasaran. Kompetensi dan minatnya di dunia pemasaran memungkinkannya untuk mengepalai departemen pemasaran di beberapa perusahaan di berbagai industri termasuk Teknologi Informasi dan Telekomunikasi dengan eksposur utama di industri Fast Moving Consumer Goods. Selama karirnya, Ruby memperoleh pengalaman dalam mengawasi strategi dan pelaksanaan komunikasi pemasaran di seluruh perusahaan, serta Mengelola Riset, Pengembangan Produk, Kontrol Anggaran, dan Perencanaan Bisnis. Fokusnya saat ini adalah Perbankan, FMCG, dan Telekomunikasi. Saat ini beliau menjabat sebagai Konsultan Tetap di prasmul-eli untuk membagikan pengalaman serta pengetahuannya di bidang pemasaran.

Peserta

  • Para profesional yang harus menangani “negosiasi penjualan” dan ”negosiasi pembelian”
  • Para Manajer yang bekerja di bidang penjualan dan pembelian
  • Para Manajer yang sering terlibat dalam negosiasi komersial
  • Bagi mereka yang ingin mengetahui lebih mengenai negosiasi.
Prasetiya Mulya Executive Learning Institute
Prasetiya Mulya Cilandak Campus, Building 2, #2203
Jl. R.A Kartini (TB. Simatupang), Cilandak Barat, Jakarta 12430
Indonesia
Prasetiya Mulya Executive Learning Institute
Prasetiya Mulya Cilandak Campus, Building 2, #2203
Jl. R.A Kartini (TB. Simatupang), Cilandak Barat,
Jakarta 12430
Indonesia