Design Thinking for Business Innovation

Sebuah perusahaan baik perusahaan kecil maupun besar tentu memerlukan adanya inovasi. Inovasi sendiri sebagai suatu ide baru diperlukan bagi perusahaan bahkan adanya inovasi dapat mempertahankan kelangsungan sebuah perusahaan. Pada kenyataannya hanyalah perusahaan yang inovatif saja yang mampu tetap berdiri dan bersaing dengan berbagai perusahaan lainnya. Sebuah inovasi sebenarnya tidak selalu berkaitan dengan penemuan besar saja. Justru inovasi sebenarnya bisa saja meliputi beberapa temuan kecil namun bisa memberikan dampak atau pengaruh yang besar terhadap sebuah perusahaan.

Inovasi juga dapat membuat perusahaan menjadi lebih mudah dalam melakukan penyesuaian terhadap permintaan pasar. Maka dengan adanya inovasi tentunya perusahaan mampu menghasilkan produk yang semakin berkualitas.

 

Kehidupan ini harus ada inovasi atau perubahan agar dinamis dan tidak stagnan. Entah ketika kita berada dalam bermasyarakat, berorganisasi, maupun ketika berada dalam dunia pekerjaan atau kewirausahaan. Salah satu alat inovasi yang lagi ngetrend saat ini adalah Design Thinking. Design Thinking merupakan proses dalam membuat ide baru dan inovatif yang dipakai untuk memecahkan masalah. sebagai seorang konsumen tentu jika ada produk yang memiliki inovasi baru yang mampu menjawab problem tentu saja konsumen akan tertarik untuk mencoba produk tersebut.

 

Kata design seringkali dikonotasikan pada sesuatu yang bersifat artistik atau estetika. Namun dalam konteks yang lebih luas, desain adalah sebuah cara berpikir. Cara berpikir inilah yang akan membuat orang berbeda dalam melihat dan berinteraksi dengan sebuah situasi. Design thinking adalah sebuah cara berpikir yang memadukan analytical thinking dengan intuitive thinking; yang memadukan deductive dan abductive thinking dalam merespon sebuah realita.

 

Design Thinking digambarkan sebagai sebuah proses dan pola pikir untuk berempati dengan masalah dan masalah yang berpusat pada manusia, untuk kemudian menemukan pendekatan dan ide-ide inovatif melalui visualisasi dan purwarupa. Design Thinking menekankan pada siklus berpikir terus menerus, dengan menyediakan ruang untuk improvisasi yang terus berempati-uji-kegagalan-sukses-empati dan sebagainya. Di Indonesia, Design Thinking dibandingkan dengan tools inovasi lainnya adalah melibatkan tiga tahapan besar, yaitu:

 

Dengan merancang design thinking yang benar anda bukan hanya bisa mengembangkan perusahaan anda dan tetap bertahan hidup di pasar. Namun peluang-peluang bisnis yang sebelumnya tidak terlihat sama sekali menjadi terlihat jelas karena dengan design thinking anda bisa memetakan problem market yang bisa diselesaikan dengan produk anda

 

Melalui program dua hari ini, peserta program akan diperkenalkan dengan langkah-langkah dalam design thinking untuk menemukan kesempatan kreatif yang belum terlihat dan untuk menemukan gagasan inovatif serta solusi kreatif bagi permasalahan yang dihadapi.

 

Tujuan Pembelajaran

Melalui program selama tiga hari ini, peserta program akan diperkenalkan dengan langkah-langkah dalam design thinking untuk menemukan kesempatan kreatif yang belum terlihat dan untuk menemukan gagasan inovatif serta solusi kreatif bagi permasalahan yang dihadapi.

 

Cakupan Pembelajaran

  • Hari Pertama
    • Introduction to Design Thinking
    • Exploring the Problem: Empathy & Define.
  • Hari Kedua
  • Hari Ketiga
    • Exploring the Solution: Prototype and Testing

 

Metode Pembelajaran

  • Synchronous Online Learning

Pembelajaran secara online dengan menggunakan platform Zoom. Partisipan dapat bertanya, menanggapi, hingga berinteraksi dengan pengajar dan partisipan lain dengan fitur quiz dan poll.

 

  • Breakout Rooms.

Sesi diskusi antar partisipan dalam kelompok kecil, dimana partisipan dapat berdiskusi tentang suatu topik, mengerjakan tugas yang diberikan, ataupun menyelesaikan suatu masalah.

 

  • Workshop Interaktif

 

Pengajar

  • Alfred Albert Tuwahatu

Alfred memiliki keahlian dalam branding dan pemasaran strategis. Beliau memiliki minat yang mendalam di bidang Consumer Markets, Pengembangan Bisnis, Inovasi Produk Baru, Komunikasi Pemasaran dan Manajemen Merek. Alfred memiliki eksposur di beberapa perusahaan pemimpin pasar dalam industri Kesehatan, Fast Moving Consumer Goods, dan Media. Keahliannya di bidang pemasaran meliputi Pengembangan Perencanaan Strategis, Pembangunan Ekuitas Merek, Pengembangan Program Pemasaran Terpadu, Pelaksanaan Riset Pemasaran serta Pengembangan Sumber Daya Manusia & Organisasi. Alfred juga merupakan Fasilitator Inovasi FORTH, FORT Innovation Methodology, Belanda

 

 

  • Gerhard Sitanggang

Gerhard adalah seorang ahli dalam bidang maupun topik Performance Management dan Value Innovation, yang merupakan topik-topik yang beliau bawakan bersama dengan beberapa topik strategic management lainnya. Gerhard memiliki banyak pengalaman dalam memfasilitasi Perencanaan Strategis, Perilaku Organisasi, Pengembangan Budaya dan Bisnis Model. Di dalam karir profesionalnya beliau sangat berpengalaman dalam menyelenggarakan pelatihan di berbagai perusahaan, pendampingan, penyusunan serta pelaksanaan proyek bisnis maupun konsultansi mengenai strategi dan bisnis di beberapa industri seperti Otomotif, Kesehatan, dan industri yang berbasis pada Sumber Daya. Beliau adalah Konsultan Tetap di prasmul-eli.

 

Peserta

  • Pimpinan dan eksekutif perusahaan
  • Manajer level senior
  • Wirausahawan, entrepreneur, pemilik bisnis yang membutuhkan terobosan secara inovatif.

Sebuah perusahaan baik perusahaan kecil maupun besar tentu memerlukan adanya inovasi. Inovasi sendiri sebagai suatu ide baru diperlukan bagi perusahaan bahkan adanya inovasi dapat mempertahankan kelangsungan sebuah perusahaan. Pada kenyataannya hanyalah perusahaan yang inovatif saja yang mampu tetap berdiri dan bersaing dengan berbagai perusahaan lainnya. Sebuah inovasi sebenarnya tidak selalu berkaitan dengan penemuan besar saja. Justru inovasi sebenarnya bisa saja meliputi beberapa temuan kecil namun bisa memberikan dampak atau pengaruh yang besar terhadap sebuah perusahaan.

Inovasi juga dapat membuat perusahaan menjadi lebih mudah dalam melakukan penyesuaian terhadap permintaan pasar. Maka dengan adanya inovasi tentunya perusahaan mampu menghasilkan produk yang semakin berkualitas.

 

Kehidupan ini harus ada inovasi atau perubahan agar dinamis dan tidak stagnan. Entah ketika kita berada dalam bermasyarakat, berorganisasi, maupun ketika berada dalam dunia pekerjaan atau kewirausahaan. Salah satu alat inovasi yang lagi ngetrend saat ini adalah Design Thinking. Design Thinking merupakan proses dalam membuat ide baru dan inovatif yang dipakai untuk memecahkan masalah. sebagai seorang konsumen tentu jika ada produk yang memiliki inovasi baru yang mampu menjawab problem tentu saja konsumen akan tertarik untuk mencoba produk tersebut.

 

Kata design seringkali dikonotasikan pada sesuatu yang bersifat artistik atau estetika. Namun dalam konteks yang lebih luas, desain adalah sebuah cara berpikir. Cara berpikir inilah yang akan membuat orang berbeda dalam melihat dan berinteraksi dengan sebuah situasi. Design thinking adalah sebuah cara berpikir yang memadukan analytical thinking dengan intuitive thinking; yang memadukan deductive dan abductive thinking dalam merespon sebuah realita.

 

Design Thinking digambarkan sebagai sebuah proses dan pola pikir untuk berempati dengan masalah dan masalah yang berpusat pada manusia, untuk kemudian menemukan pendekatan dan ide-ide inovatif melalui visualisasi dan purwarupa. Design Thinking menekankan pada siklus berpikir terus menerus, dengan menyediakan ruang untuk improvisasi yang terus berempati-uji-kegagalan-sukses-empati dan sebagainya. Di Indonesia, Design Thinking dibandingkan dengan tools inovasi lainnya adalah melibatkan tiga tahapan besar, yaitu:

 

Dengan merancang design thinking yang benar anda bukan hanya bisa mengembangkan perusahaan anda dan tetap bertahan hidup di pasar. Namun peluang-peluang bisnis yang sebelumnya tidak terlihat sama sekali menjadi terlihat jelas karena dengan design thinking anda bisa memetakan problem market yang bisa diselesaikan dengan produk anda

 

Melalui program dua hari ini, peserta program akan diperkenalkan dengan langkah-langkah dalam design thinking untuk menemukan kesempatan kreatif yang belum terlihat dan untuk menemukan gagasan inovatif serta solusi kreatif bagi permasalahan yang dihadapi.

 

Tujuan Pembelajaran

Melalui program selama tiga hari ini, peserta program akan diperkenalkan dengan langkah-langkah dalam design thinking untuk menemukan kesempatan kreatif yang belum terlihat dan untuk menemukan gagasan inovatif serta solusi kreatif bagi permasalahan yang dihadapi.

 

Cakupan Pembelajaran

  • Hari Pertama
    • Introduction to Design Thinking
    • Exploring the Problem: Empathy & Define.
  • Hari Kedua
  • Hari Ketiga
    • Exploring the Solution: Prototype and Testing

 

Metode Pembelajaran

  • Synchronous Online Learning

Pembelajaran secara online dengan menggunakan platform Zoom. Partisipan dapat bertanya, menanggapi, hingga berinteraksi dengan pengajar dan partisipan lain dengan fitur quiz dan poll.

 

  • Breakout Rooms.

Sesi diskusi antar partisipan dalam kelompok kecil, dimana partisipan dapat berdiskusi tentang suatu topik, mengerjakan tugas yang diberikan, ataupun menyelesaikan suatu masalah.

 

  • Workshop Interaktif

 

Pengajar

  • Alfred Albert Tuwahatu

Alfred memiliki keahlian dalam branding dan pemasaran strategis. Beliau memiliki minat yang mendalam di bidang Consumer Markets, Pengembangan Bisnis, Inovasi Produk Baru, Komunikasi Pemasaran dan Manajemen Merek. Alfred memiliki eksposur di beberapa perusahaan pemimpin pasar dalam industri Kesehatan, Fast Moving Consumer Goods, dan Media. Keahliannya di bidang pemasaran meliputi Pengembangan Perencanaan Strategis, Pembangunan Ekuitas Merek, Pengembangan Program Pemasaran Terpadu, Pelaksanaan Riset Pemasaran serta Pengembangan Sumber Daya Manusia & Organisasi. Alfred juga merupakan Fasilitator Inovasi FORTH, FORT Innovation Methodology, Belanda

 

 

  • Gerhard Sitanggang

Gerhard adalah seorang ahli dalam bidang maupun topik Performance Management dan Value Innovation, yang merupakan topik-topik yang beliau bawakan bersama dengan beberapa topik strategic management lainnya. Gerhard memiliki banyak pengalaman dalam memfasilitasi Perencanaan Strategis, Perilaku Organisasi, Pengembangan Budaya dan Bisnis Model. Di dalam karir profesionalnya beliau sangat berpengalaman dalam menyelenggarakan pelatihan di berbagai perusahaan, pendampingan, penyusunan serta pelaksanaan proyek bisnis maupun konsultansi mengenai strategi dan bisnis di beberapa industri seperti Otomotif, Kesehatan, dan industri yang berbasis pada Sumber Daya. Beliau adalah Konsultan Tetap di prasmul-eli.

 

Peserta

  • Pimpinan dan eksekutif perusahaan
  • Manajer level senior
  • Wirausahawan, entrepreneur, pemilik bisnis yang membutuhkan terobosan secara inovatif.
Prasetiya Mulya Executive Learning Institute
Prasetiya Mulya Cilandak Campus, Building 2, #2203
Jl. R.A Kartini (TB. Simatupang), Cilandak Barat, Jakarta 12430
Indonesia
Prasetiya Mulya Executive Learning Institute
Prasetiya Mulya Cilandak Campus, Building 2, #2203
Jl. R.A Kartini (TB. Simatupang), Cilandak Barat,
Jakarta 12430
Indonesia