Mengenal Brand Essence dan Manfaatnya Dalam Mengembangkan Bisnis

16 November 2021

Banyak pelaku bisnis yang melihat sebuah brand dari nama dan logo. Namun, baru sedikit yang mengangkat brand essence untuk awareness antara sebuah brand dengan konsumen. Brand essence merupakan perwujudan karakter yang dirasakan oleh pelanggan dari sebuah brand.

Pengalaman ini bisa dibangun dari pengalaman pelanggan dengan sebuah brand. Namun, brand itu sendiri bisa membangunnya sedari awal. Dengan semua kegiatan yang dijalankan, perusahaan akan membentuk brand essence-nya sendiri.

Nantinya, pelanggan akan membuat persepsi tanpa disadari. Lalu, seberapa penting brand essence? Simak pemaparannya di bawah ini!

Mengenal Brand Essence

Berbeda dengan nama dan logo, brand essence tidak berwujud. Anda pun tidak bisa menjual atau memindahkan kepemilikan ini ke orang lain. Brand essence seperti jiwa yang muncul saat seseorang mendengar nama atau berinteraksi dengan sebuah perusahaan.

Jiwa ini juga yang menjadi alasan para pelanggan mau menggunakan sebuah produk. Brand essence yang kuat akan membuat sebuah brand langsung ada di pikiran orang-orang saat membicarakan sebuah produk.

Sebut saja saat Anda membicarakan minuman berkarbonasi. Kebanyakan orang akan menyebut Coca-Cola dan Pepsi. Namun, essence masing-masing merek pun berbeda. Coca-Cola membawa persepsi keceriaan dalam produknya. Sedangkan, Pepsi membawa semangat muda yang berapi-api.

Dengan kata lain, brand essence ini membawa keunikan yang bisa membedakan dengan yang lainnya. Bukan hanya itu, sebuah brand harus konsisten dalam membawa pesan ini dalam setiap produknya. Saat semuanya berkelanjutan, pelanggan akan menangkap pesan tersebut dengan baik.

Manfaat Membangun Brand Essence

Membangun brand essence sama seperti membangun brand itu sendiri. Berikut manfaat brand essence untuk perusahaan:

1. Memudahkan pemasaran

Saat brand essence sudah terbangun, perusahaan akan lebih mudah menjalankan pemasaran. Pasalnya, masyarakat sudah mengenal pesan emosional yang hendak disampaikan. Besar kemungkinan juga untuk meraih hati pelanggan supaya mau menggunakan produknya di masa depan.

2. Membangun emosi

Emosi seseorang bisa membuat mereka lebih dekat dengan sebuah produk. Saat seseorang merasa terinspirasi dengan produk Adidas, dia mungkin akan tetap menggunakan produk tersebut.

Bisa jadi, pelanggan tersebut akan semakin sulit berpindah ke produk lain, seperti Nike, Reebok, atau New Balance. Pelanggan akan kembali membeli produk dari merek yang sama saat produk lama sudah tidak layak pakai.

3. Mempertahankan konsistensi

Konsistensi dalam bisnis bisa dicapai dengan brand essence yang kuat. Hal ini pun akan membawa dampak bagus bagi penjualan sekaligus mampu bersaing dengan kompetitor. Sebuah brand essence juga layaknya sebagai janji dari perusahaan tersebut. Saat Volvo mengedepankan tagline safety, perusahaan ini benar menjanjikan keamanan saat mengendarai mobilnya.

4. Dapat memenuhi ekspektasi konsumen

Sekarang sudah banyak perusahaan yang bersaing dengan produk yang sama. Pelanggan akan dihadapkan dengan gimmick dan perang harga. Sayangnya, hal tersebut tidak lagi efektif untuk merebut konsumen yang loyal. Dengan memanfaatkan brand essence, perusahaan dapat membangun hubungan dalam level personal dengan konsumennya, sehingga menciptakan loyalitas konsumen.

Itu dia manfaat yang bisa didapatkan dari membangun brand essence. Membangunnya juga akan berpengaruh untuk perusahaan yang Anda jalankan. Dapatkan juga ilmu lebih banyak dari Program Strategic Brand Management dari prasmul eli.

Anda akan mendapatkan pengetahuan tentang pentingnya sebuah brand dalam sebuah aset bisnis. Terdapat juga pengetahuan tentang strategi dalam membangun bisnis supaya lebih besar dan berkembang.
 

Banyak pelaku bisnis yang melihat sebuah brand dari nama dan logo. Namun, baru sedikit yang mengangkat brand essence untuk awareness antara sebuah brand dengan konsumen. Brand essence merupakan perwujudan karakter yang dirasakan oleh pelanggan dari sebuah brand.

Pengalaman ini bisa dibangun dari pengalaman pelanggan dengan sebuah brand. Namun, brand itu sendiri bisa membangunnya sedari awal. Dengan semua kegiatan yang dijalankan, perusahaan akan membentuk brand essence-nya sendiri.

Nantinya, pelanggan akan membuat persepsi tanpa disadari. Lalu, seberapa penting brand essence? Simak pemaparannya di bawah ini!

Mengenal Brand Essence

Berbeda dengan nama dan logo, brand essence tidak berwujud. Anda pun tidak bisa menjual atau memindahkan kepemilikan ini ke orang lain. Brand essence seperti jiwa yang muncul saat seseorang mendengar nama atau berinteraksi dengan sebuah perusahaan.

Jiwa ini juga yang menjadi alasan para pelanggan mau menggunakan sebuah produk. Brand essence yang kuat akan membuat sebuah brand langsung ada di pikiran orang-orang saat membicarakan sebuah produk.

Sebut saja saat Anda membicarakan minuman berkarbonasi. Kebanyakan orang akan menyebut Coca-Cola dan Pepsi. Namun, essence masing-masing merek pun berbeda. Coca-Cola membawa persepsi keceriaan dalam produknya. Sedangkan, Pepsi membawa semangat muda yang berapi-api.

Dengan kata lain, brand essence ini membawa keunikan yang bisa membedakan dengan yang lainnya. Bukan hanya itu, sebuah brand harus konsisten dalam membawa pesan ini dalam setiap produknya. Saat semuanya berkelanjutan, pelanggan akan menangkap pesan tersebut dengan baik.

Manfaat Membangun Brand Essence

Membangun brand essence sama seperti membangun brand itu sendiri. Berikut manfaat brand essence untuk perusahaan:

1. Memudahkan pemasaran

Saat brand essence sudah terbangun, perusahaan akan lebih mudah menjalankan pemasaran. Pasalnya, masyarakat sudah mengenal pesan emosional yang hendak disampaikan. Besar kemungkinan juga untuk meraih hati pelanggan supaya mau menggunakan produknya di masa depan.

2. Membangun emosi

Emosi seseorang bisa membuat mereka lebih dekat dengan sebuah produk. Saat seseorang merasa terinspirasi dengan produk Adidas, dia mungkin akan tetap menggunakan produk tersebut.

Bisa jadi, pelanggan tersebut akan semakin sulit berpindah ke produk lain, seperti Nike, Reebok, atau New Balance. Pelanggan akan kembali membeli produk dari merek yang sama saat produk lama sudah tidak layak pakai.

3. Mempertahankan konsistensi

Konsistensi dalam bisnis bisa dicapai dengan brand essence yang kuat. Hal ini pun akan membawa dampak bagus bagi penjualan sekaligus mampu bersaing dengan kompetitor. Sebuah brand essence juga layaknya sebagai janji dari perusahaan tersebut. Saat Volvo mengedepankan tagline safety, perusahaan ini benar menjanjikan keamanan saat mengendarai mobilnya.

4. Dapat memenuhi ekspektasi konsumen

Sekarang sudah banyak perusahaan yang bersaing dengan produk yang sama. Pelanggan akan dihadapkan dengan gimmick dan perang harga. Sayangnya, hal tersebut tidak lagi efektif untuk merebut konsumen yang loyal. Dengan memanfaatkan brand essence, perusahaan dapat membangun hubungan dalam level personal dengan konsumennya, sehingga menciptakan loyalitas konsumen.

Itu dia manfaat yang bisa didapatkan dari membangun brand essence. Membangunnya juga akan berpengaruh untuk perusahaan yang Anda jalankan. Dapatkan juga ilmu lebih banyak dari Program Strategic Brand Management dari prasmul eli.

Anda akan mendapatkan pengetahuan tentang pentingnya sebuah brand dalam sebuah aset bisnis. Terdapat juga pengetahuan tentang strategi dalam membangun bisnis supaya lebih besar dan berkembang.
 

Prasetiya Mulya Executive Learning Institute
Prasetiya Mulya Cilandak Campus, Building 2, #2203
Jl. R.A Kartini (TB. Simatupang), Cilandak Barat, Jakarta 12430
Indonesia
Prasetiya Mulya Executive Learning Institute
Prasetiya Mulya Cilandak Campus, Building 2, #2203
Jl. R.A Kartini (TB. Simatupang), Cilandak Barat,
Jakarta 12430
Indonesia